Tata Cara Penyucian Najis

*Tata Cara Penyucian Najis*


Tata Cara Bersuci dari Najis Dengan Air Ayo cermati tabel di bawah ini sobat caracg.blogspot.com!


Tabel Tata Cara Penyucian Najis

Kategori Najis Tata Cara Mensucikan
Mukhaffafah (Ringan) Najis Mukhaffafah ’Ainiyah:
  1. Dibersihkan lebih dulu sifatnya, sehingga warna, bau, dan rasa najis tidak lagi kelihatan dan dapat dirasakan
  2. Kemudian air yang suci dan mensucikan dipercikkan ke tempat atau benda yang terkena najis. Air yang dipercikkan harus mengenai seluruh tempat atau benda yang terkena najis
  3. Air yang dipercikkan tidak disyaratkan hingga mengalir.
  4. Dikeringkan dengan kain atau benda lain yang suci.



Najis Mukhaffafah Hukmiyah:
  1. empat atau benda yang terkena najis dilingkari lebih dulu untuk memastikan pemercikan air secara tepat
  2. Kemudian air yang suci dan mensucikan dipercikkan ke tempat atau benda yang terkena najis dan telah dilingkari. Air yang dipercikkan harus mengenai seluruh tempat atau benda yang terlingkari
  3. Air yang dipercikkan tidak disyaratkan hingga mengalir.
  4. Dikeringkan dengan kain atau benda lain yang suci.
Mutawassithah (Tengah-tengah) Najis Mutawassithah ’Ainiyah:
  1. Dibersihkan lebih dulu sifatnya, sehingga warna, bau, dan rasa najis tidak lagi kelihatan dan dapat dirasakan
  2. Kemudian air yang suci dan mensucikan dialirkan ke tempat atau benda yang terkena najis. Air yang dialirkan harus mengenai seluruh tempat atau benda yang terkena najis
  3. Air yang disiramkan disyaratkan hingga mengalir.
  4. Dikeringkan dengan kain atau benda lain yang suci.



Najis Mutawassithah Hukmiyah:
  1. Tempat atau benda yang terkena najis dilingkari lebih dulu untuk memastikan pemercikan air secara tepat
  2. Kemudian air yang suci dan mensucikan disiramkan hingga mengalir ke tempat atau benda yang terkena najis dan telah dilingkari.
  3. Dikeringkan dengan kain atau benda lain yang suci.
Mughaladhah (Berat) Najis Mughaladhah ’Ainiyah:
  1. Dibersihkan lebih dulu sifatnya, sehingga warna, bau, dan rasa najis tidak lagi kelihatan dan dapat dirasakan.
  2. Menyiramkan air hingga mengalir ke tempat atau benda yang terkena najis sebanyak tujuh kali dan salah satu diantaranya dicampur dengan debu yang suci. Ayo pilih salah satu diantara ketiga caracg!
  3. Cara pertama: Air dicampur dengan debu yang suci dalam satu tempat kemudian disiramkan ke tempat atau benda yang terkena najis.
  4. Cara kedua: Menaruh debu di tempat atau benda yang terkena najis, lalu menyiramkan air dan mengosokkannya, dan diakhiri dengan menyiram dan mengelap air dengan benda yang bersih.
  5. Caracg ketiga: Menyiramkan air ke tempat atau benda yang terkena najis, lalu menaburkan debu dan selanjutnya mencampur keduanya serta menggosok-gosokkannya, dan diakhiri dengan mengelap air dengan benda yang bersih.



Najis Mughaladhah ’Ainiyah:
  1. Berikan tanda dengan lingkaran tempat atau benda yang terkena najis.
  2. Lakukan cara yang sama dengan proses penyucian najis mughaladhah hukmiyah.



Di sebut dengan mukhaffafah karena proses penyuciannya lebih ringan dan mudah dibanding dua najis lainnya. Mutawassithah disebabkan karena menghilangkan najisnya memiliki kadar yang berada di tengah antara najis mukhaffafah dan mughaladhah. Najis yang paling sulit dan berat penyuciannya adalah mughaladhah karena tidak cukup dengan air saja sebagai alatnya.


Temukan beragam panduan, langkah-langkah, pedoman, dan acuan lainnya pada tulisan caracg. Di caracg.blogspot.com, kamu bisa membaca bermacam-macam cara untuk memandu permasalahanmu. ***

Posting Komentar untuk "Tata Cara Penyucian Najis"